Bahaya Infeksi Usus

Bahaya Infeksi Usus .- Apa anda sedang menderita infeksi usus? segera atasi dan sembuhkan dengan cepat, karena bahaya  infeksi usus jika tidak segera di obati. Disini kami akan memberikan informasi kepada anda dengan artikel tentang bahaya penyakit infeksi usus dan pencegahannya.

bahaya infeksi usus

Bahaya Infeksi Usus

infeksi usus adalah peradangana atau inflamasi yang terjadi pada usus kecil (duodenum, jejunum dan ileum) maupun usus besar (kolon). Kondisi dengan istilah medis enterokolitis ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis infeksi akibat virus, jamur, bakteri maupun parasit.

Terdapat 2 jenis infeksi usus, yaitu necrotizing enterocolitis (NEC) dan Colitis pseudomembran.

  1. Necrotizing enterocolitis
    NEC adalah terbentuknya nekrosis atau jaringan mati dalam usus. Kondisi ini sering terjadi pada bayi prematur dan dapat menyebabkan kematian. Hal lain yang perlu diketahui dari infeksi usus ini adalah kemungkinan terjadinya komplikasi pada penderita necrotizing enterocolitis (NEC) seperti gangguan hati dan usus berlubang.
  2. Colitis pseudomembran
    Colitis pseudomembran adalah salah satu jenis pembengkakan atau inflamasi usus besar parah. Inflamasi tersebut disebabkan oleh perkembangan jumlah bakteri Clostridium difficile (C.diff) yang berlebihan. Normalnya bakteri ini memang terdapat pada usus besar. Namun, jika terdapat peningkatan tak terkendali dari jumlah bakteri tersebut, maka dapat memicu terjadinya peradangan.

Gejala infeksi usus

Gejala umum yang biasa di keluhkan oleh penderita infeksi usus, diantaranya:

  • Demam
  • Bengkak sekitar perut
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Darah pada tinja
  • Mudah lelah
  • Tidak nafsu makan
  • Kram perut
  • Sembelit
  • Sakit kepala

Penyebab infeksi usus

Penyebab infeksi usus ini dapat disebabkan oleh sejumlah besar mikroorganisme, dan berikut ini merupakan penyebab bahaya infeksi usus yang paling utama:

  • Adenovirus
    Virus ini dapat menyebabkan diare, demam, konjungtivitis, infeksi kandung kemih dan ruam, tetapi gejala ini paling umum adalah penyakit pernapasan. Ini merupakan penyebab tersering kedua diare pada anak setelah rotavirus.
  • Campylobacter
    Salah satu bakteri yang menjadi penyabab tersering infeksi usus di seluruh dunia dan sering pada anak dibawah dua tahun. Ditandai dengaan diare (kadang berdarah), kram perut, muntah dan demam. Sering mengonsumsi makan mentah atau kurang matang atau melalui susu yang terkontaminasi.
  • Clostridium difficile
    Bakteri ini bertanggung jawab sampai 25% kasus diare terkait antibiotik yang paling sering terjadi di rumah sakit. Pasien usia lanjut dan daya tahan tubuh lemah yang paling berisiko Strain C difficile sering menyebabkan wabah, peningkatan morbiditas dan mortalitas.
  • Escherichia coli
    Merupakan penyebab utama penyakit diare di negara berkembang, terutama di kalangan anak-anak E.coli didapat melalui konsumsi air yanng terkontaminasi dengan kotoran manusia atau hewan.
  • Helicobacter pylori
    Penyebab gastritis dan berhubungan dengan perkembangan ulkus lambung (infeksi lambung) dan duodenum. Gejalanya berupa sakit perut atau mual, tetapi dalam banyak kasus tidak ada gejala.
  • Rotavirus
    Penyebab tersering diare pada anak-anak dan bayi. Bertanggung jawab untuk kasus yang paling parah.
  • Salmonella dan Shigella
    Salmonella merupakan bakteri yang juga menyebabkan penyakit penyakit tipes. Gejala akutnya seperti mual atau muntah, kram perut, diare, demam, dan sakit kepala. sedangkan shigella sering ditemukan dalam air yang tercemar kotoran manusia. Gejala shigellosis (disentri basiler) meliputi nyeri perut, kram, diare dengan feses disertai darah dan lendir , muntah dan demam.
  • Staphylococcus aureus
    Merupakan bakteri tersering menyebabkan keracunan makanan, ditandai dengan tiba-tiba mual, kram, muntah, dan diare yang berlangsung 1-2 hari.

Berikut ini adalah bahaya infeksi usus jika tidak segera diobati, yang bisa muncul atau terjadi yakni:

  1. Tukak/luka pada sistem pencernaan seperti pada mulut, usus halus dan anus
  2. Fistula, yakni kondisi dimana terjadinya koneksi abnormal antara beberapa bagian tubuh misalnya usus dengan organ
  3. lain menjadi terhubung yang dapat menganggu pencernaan serta berkembang menjadi infeksi yang membahayakan
  4. Obstruksi usus ( penyumbatan usus )
  5. Kanker usus
  6. Fisura ani yang menyebabkan penderita susah BAB
  7. Malanutrisi ( tubuh kekurangan nutrisi )
  8. Usus bolong atau bocor
  9. Pengeroposan tulang
  10. Luka di dinding mulut
  11. Dehidrasi
  12. Peradangan pada kulit, mata, dan persendian.
  13. Penggumpalan darah di vena dan arteri

Pengobatan infeksi usus

Jika infeksi usus terjadi kambuh kembali, dokter akan melakukan transplantasi mikrobial tinja, yaitu mengganti mikroorganisme pada usus yang telah rusak dengan bakteri normal pada donor. Operasi mungkin akan di lakukan pada pasien yang jaringan ususnya sudah memasuki tingkat keparahan diatas rata-rata.

Tetapi tidak hanya operasi, pengobatan infeksi usus juga bisa dengan obat herbal yang alami. Obat QnC Jelly Gamat adalah obat herbal untuk pengobatan penderita infeksi usus dan 100% dari bahan alami tanpa bahan kimia atau efek samping apapun. (Baca: Cara Mengobati Infeksi Usus)

Pencegahan Infeksi Usus

  • Memperkuat daya tahan tubuh dengan makanan sehat dan cukup istirahat
  • Menghindari atau batasi makanan yang sulit dicerna seperti makanan pedas, produk susu dan olahannya, atau daging merah
  • Memperhatikan kebersihan makanan. Cuci semua makanan dengan hati-hati dan masak sampai benar-benar matang
  • Cuci tangan secara teratur, terutama sebelum memasak atau makan dan setelah menggunakan kamar mandi

Demikian informasi bahaya infeksi usus, Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membawa kesembuhan. Salam sehat

 

Sumber materi:
https://mediskus.com/penyakit/infeksi-usus-penyebab-gejala-pengobatan

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *